Wawancara Usaha Tahu Rumahan
Laporan Kewirausahaan Medan, Juni 2020
USAHA TAHU RUMAHAN
Dosen Penanggung Jawab :
Dr. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si
Disusun Oleh :
Ichsan Maulana
191201023
HUT 2B
PROGRAM STUDI KEHUTANAN
FAKULTAS KEHUTANAN
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2020
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberikan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Laporan ini dengan baik dan tepat waktu. Laporan ini yang berjudul “Usaha Tahu Rumahan” ini dimaksudkan untuk memenuhi tugas mata kuliah kewirausahaan.
Penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, terutama kepada dosen penanggungjawab bapak Dr. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si. sebagai pembimbing sekaligus dosen pengampu, karena telah memberikan materi dengan baik dan benar. Penulis menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, saran dan kritik dari berbagai pihak dalam upaya untuk memperbaiki isi laporan ini akan sangat penulis hargai. Semoga laporan ini bermanfaat bagi siapapun yang membacanya.
Medan, Juni 2020
Penulis
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang
Wirausaha berasal dari kata wira artinya berani, utama, mulia. Usaha berarti kegiatan bisnis komersil maupun non komersil. Jadi, kewirausahaan diartikan secara harfiah sebagai hal-hal yang menyangkut keberanian seseorang untuk melakukan kegiatan bisnis maupun non bisnis secara mandiri. Kewirausahaan merupakan sikap, jiwa, semangat mulia pada diri seseorang yang inovatif, kreatif, berupaya untuk kemajuan pribadi dan masyarakat. Jadi alangkah baiknya kalau kewirausahaan itu ada pada setiap orang (guru, pegawai pemerintah, mahasiswa, pelajar, ibu rumah tangga dll) tidak hanya terbatas pada pengusaha saja, Kesuksesan dari seorang wirausaha selalu tidak terpisahkan dari kreativitas dan inovasi. Kreativitas adalah kemampuan untuk membawa sesuatu yang baru ke dalam kehidupan. Kreativitas merupakan sumber yang penting dari kekuatan persaingan, karena lingkungan cepat sekali berubah. Untuk dapat memberikan respon atau tanggapan terhadap suatu perubahan,dan juga manusia harus memiliki potensial kreati
Wirausaha adalah kegiatan usaha atau bisnis mandiri di mana segala sumber daya dan upaya dibebankan kepada pelaku (disebut sebagai wirausahawan) dalam mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, maupun menyusun suatu operasinya dan memasarkan serta mengatur permodalannya, pada dasarnya pembentukan jiwa kewirausahaan dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal dapat berupa sifat-sifat personal, sikap, kemauan dan kemampuan individu yang dapat memberi kekuatan individu untuk berwirausaha. Sedangkan faktor eksternal dapat berupa unsur dari lingkungan sekitar seperti lingkungan keluarga, lingkungan dunia usaha, lingkungan fisik, lingkungan sosial ekonomi dan lain-lain.
Pada dasarnya pembentukan jiwa kewirausahaan dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal dapat berupa sifat-sifat personal, sikap, kemauan dan kemampuan individu yang dapat memberi kekuatan individu untuk berwirausaha. Sedangkan faktor eksternal dapat berupa unsur dari lingkungan sekitar seperti lingkungan keluarga, lingkungan dunia usaha, lingkungan fisik, lingkungan sosial ekonomi dan lain-lain. Tentu dalam menjalankan usaha seseorang menemukan tantangan, seperti halnya pandemi Covid-19 yang telah menggemparkan seluruh dunia sejak akhir tahun 2019 lalu. Bahkan dalam hampir
6 bulan, pandemi telah menyebabkan banyak kerugian bukan hanya individu tetapi juga perekonomian negara di seluruh dunia. Tentunya para pengusaha berusaha untuk mempertahankan usahanya dan tindakan tiap orang dalam mengambil suatu kebijakan berbeda-beda. Tentu dalam menjalankan usaha seseorang menemukan tantangan, seperti halnya pandemi Covid-19 yang telah menggemparkan seluruh dunia sejak akhir tahun 2019 lalu. Bahkan dalam hampir 6 bulan, pandemi telah menyebabkan banyak kerugian bukan hanya individu tetapi juga perekonomian negara di seluruh dunia. Tentunya para pengusaha berusaha untuk mempertahankan usahanya dan tindakan tiap orang dalam mengambil suatu kebijakan berbeda-beda
Tahu adalah makanan yang dibuat dari endapan perasan biji kedelai yang mengalamikoagulasi. Tahu berasal dari Tiongkok, seperti halnya kecap, tauco, bakpau, dan bakso. Nama "tahu" merupakan serapan dari bahasa Hokkian (tauhu) yang secara harfiah berarti"kedelaiterfermentasi". Tahu telah dikenal di Tiongkok sejak zaman dinasti Han sekitar 2200 tahun lalu. Penemunya adalah Liu An (yang merupakan seorang bangsawan, cucu dari Kaisar Han Gaozu, Liu Bang yang mendirikan dinasti Han. Tahu adalah makanan yang biasa kita santap sehari-hari. Makanan yang relatif murah dan mudah di dapat. Tetapi tahukah kamu, di dalam tahu terdapat berbagai macam manfaat-manfaat bagi kesehatan, kecantikan, kulit dan masih banyak lainnya. Disini kami akan membahas beberapa manfaat-manfaat tahu, yaitu sebagai Manfaat Tahu Bagi Kesehatan Mencegah penyakit jantung Sejumlah studi.
1.2 Tujuan
Adapun tujuan laporan ini yaitu agar pembaca dapat mengetahui pengalaman narasumber dalam memulai usaha, langkah apa saja yang dilakukan oleh narasumber dalam mencapai suksesnya, memberikan pembaca ide untuk memulai usaha yang dapat berkonstribusi baik.
BAB II
ISI
2.1 Profil Usaha
Pemilik usaha tahu rumahan ini adalah pak Supri, awalnya pak Supri hanya mengisi waktu luang dengan membjuat tahu secara sederhana sekitar 1 kg, kemudian ia membagikannya ke para tetangga sekitaran rumahnya. Pak Supri mendapatkan banyak pujian karna rasa tahunya yang enak, karena rasanya yang enak tetangga tetangga bu sopan mulai meminta di buatkan tahu dan di beri upah, beliau melihat ada peluang bisnis disini.
Pakar pemasaran mengatakan bahwa pada jaman industry paradigma pemasaran adalah product oriented, yaitu menciptakan produk sebagus dan semurah mungkin yang disebut Marketing 1.0. Pada zaman informasi, paradigma pemasaran adalah consumer oriented yaitu memuaskan konsumen yang disebut Marketing 2.0. Saat ini pemasar berada di zaman konseptual dengan paradigma yang digunakan adalah human spirit oriented, yaitu memasarkan visi misi perusahaan yang kental dengan nilai-nilai ajakan untuk menjadikan dunia tempat yang lebih baik; disebut konsep Marketing 3.0. Konsep Marketing 3.0 merupakan konsep yang mengangkat konsep marketing ke dalam arena aspirasi, nilai, dan semangat kemanusiaan. Konsep ini meyakini konsumen sebagai manusia secara utuh yang kebutuhan dan harapannya tidak boleh diabaikan
Hari kehari di lalui Pak Supri dan pesanan tahu pun makin meningkat pesat, informasinya meyebar dari mulut ke mulut. Sampai beliau berhasil memangun usahanya sampai sekarang, dimana awalnya hanya memproduksi 1 kg tahu, sekarang ushaa tahun buk Sopan dapat memproduksi tahu dengan jumlah 500 kg per harinya, mulai beroprasi dari jam 04.00 pagi hingga 16.00 sore , dan kemudian usaha tahunya di nama Usaha Tahu Rumahan
.
2.1 Prestasi
Berwirausaha juga diartikan sebgai prestasi, prestasi merupakan sebagai dorongan yang berhubungan dengan menguasai, mengatur lingkungan social atau fisik, mengatasi rintangandan memlihara kualitas kerja yang tinggi, bersaing melebihi prestasi yang lampau mempengaruhi orang lain. Sedangkan motivasi berprestasi itu sendiri merupakan motif yang mendorong individu dalam mencapai sukses dan brrtujuan untuk berhasil dalam kompetisi dengan beberapa ukuran keberhasilan yaitu dengan membandingkan prestasinya sendiri sebelumnya maupun dengan prestasi orang lain
Pada awal perintisan usahan Tahu Rummahan ini pekerjanya hanya mengandalkan tenaga dari keluarganya saja suami dan anak anaknya, namun sekarang sudah mampu menciptakan lapangan kerja untuk warga sekitarnya, total ada 12 orang pekerja dapur dan 5 orang distributor tahunya, ini tentunya adalah sebuah sangat yang membanggakan.
2.3 Kiat-Kiat Sukses
Setiap orang memiliki impian masing-masing, namun impian tersebut tidak akan tercapai bila hanya berupa perkataan tanpa adanya perbuatan. Untuk menentukan seseorang sukses ada di tangannya sendiri. Tentu semua itu tidak lepas dari yang namanya usaha, dan pada saat usaha tersebut dimulai belum tentu langsung membuahkan hasil sesuai yang kita harapkan. Tiap orang memiliki langkah/kiat suksesnya sendiri. Berikut beberapa kiat sukses yang telah dilakukan Ibu Sopan, yaitu berani mengambil suatu keputusan dan tindakan.
Kesuksesan dalam berwirausaha juga diartikan sebagai prestasi, prestasi merupakan sebagai dorongan yang berhubungan dengan menguasai atau memahami, mengatasi rintangan dalam usaha, memelihara kualitas kerja, bersaing secara sehat, dan pandai mengatur lingkungan sekitar. Sehingga motivasi berprestasi yaitu mendorong pengusaha untuk mencapai kesuksesan dan mendapatkan keberhasilan yang baik. Usaha yang memiliki prestasi adalah salah satu adanya kesuksesan dan keberhasilan dalam berwirausaha dan memiliki kepercayaan dari penduduk yang bertempat tinggal di daerah usaha tersebut
Terkadang dengan keputusan yang kita ambil bisa membawa kita kepada kesuksesan. Memiliki komitmen yang besar dan percaya bahwa usaha tersebut akan membawa keuntungan besar dengan komitmen tersebut maka seseorang akan terus berusaha untuk mencapai tujuan. Selain itu, beliau juga menekuni dan serius dalam menjalankan usaha tersebut, beliau mengatakan bahwa untuk mencapai sukses tidak boleh pantang menyerah meskipun dari usaha yang sederhana tapi siapa sangka usah tersebut menjadi besar. Beliau mengatakan “Hidup cuman sekali, jadilah yang terbaik menurut versinya kamu”.
2.4 Teknik
1. Kedelai yang tersedia dicuci hingga bersih direndam dalam air selama 2 sampai 3 jam. Kadang ada yang merendam hingga 7 jam. Dalam proses perendaman ini kedelai akan mengembang. Bersihkan kembali kedelai dengan cara dicuci berkali-kali.
2. Giling kedelai hingga halus, bila tidak punya mesin penggiling cukup pakai blender saja.
3. Anda bisa melakukan proses penguap/an jika memang dirasa perlu. Sebentar saja, sekitar 10 menit sudah cukup. Alternatif lain anda bisa memasaknya hingga muncul gelembung-gelembung kecil.
4. Saring bubur kedelai dengan kain. Untuk
mempermudah proses terpisahnya
sari kedelai dari ampasnya maka ditambahkan air sambil terus
diaduk-aduk. Disini akan terlihat ampas tahu akan tetap bertahan dalam
kain sementara sari dari kedelai akan jatuh kedalam bak yang
sudah disiapkan dibawahnya. Jika anda ingin membuat susu kedelai, proses sudah
selesai sampai disini. Untuk tahu, lakukan lagi step berikut.
5. Sari tahu yang ada dalam bak bisa ditambahkan cuka sambil terus diaduk.
6. Kemudian tempatkan tahu pada cetakan dengan lama penyimpanan dalam cetakan ± 15 menit.
7. Tahu yang sudah tercetak tersebut bisa direbus kurang lebih 1 jam untuk mengurangi kelembekan tahu sekaligus untuk menjadikan tahu lebih tahan lama.
2.5 Pendekatan Kreatif Menghadapi Covid-19
Penyebaran covid-19 yang cepat memang merubah perekonomian rakyat Indonesia. Usaha yang dirintis dari dulu mengalami penurunan yang drastis atau bahkan mengalami gulung tikar. Karena banyak pelanggan yang mulai beraktivitas dirumah maka usaha yang dilakukan oleh Pak Supri membuat tahu rumahan dengan menjual menjual tahu yang berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau dan dapat diantar ke berbagai tempat agar usaha ini dapat tetap berjalan dan tidak mengalami kerugian..
Seorang wirausaha merakit dan mengintegrasikan semua sumber daya yang diperlukan (uang, tenaga kerja, model bisnis, strategi, dan kemampuan untuk mengatasi resiko) untuk mengubah ide menjadi sebuah kegiatan bisnis yang layak. Seorang wirausaha akan melewati proses dari menguasai sumber daya yang diperlukan kemudian mengejar peluang yang tersedia; pada intinya seorang wirausaha haruslah memiliki perilaku untuk selalu mencoba mengidentifikasi peluang dan menemukan ide yang berguna di dunia praktik
Dalam situasi saat ini, dimana pandemi Covid-19 masih berembang tentunya memberikan dampak pada beberapa usaha. Namun, kembali lagi ke awal bahwa dalam menjalankan suatu usaha tentunya ada resiko yang mungin bisa terjadi kapanpun, jadi para pengusaha harus siap dengan segala resiko yang mungkin terjadi. Meskipun demikian, Ibu Sopan menyatakan bahwa usahanya tersebut tidak mengalami kerugian, usaha tetap berjalan normal meskipun terjadi pandemi Covid-19. Justru pendapatan mereka tetap lancar karena kebutuhan pangan seperti tahu masih saja tinggi, dan dalam kesempatan tersebut mereka justru memperbanyak persediaan barang dan jasa yang akan mereka jual bahkan menambah seperti masker dan handsanitizer. Disamping usaha yang masih berjalan lancar di masa pandemi Covid-19, mereka tetap mengutamakan kebersihan dan kesehatan demi pelayanan terbaik usaha tersebut seperti menyediakan galon dan sabun cair untuk cuci tangan untuk para konsumen.
Justru pendapatan mereka tetap lancar karena kebutuhan pangan seperti tahu masih saja tinggi, dan dalam kesempatan tersebut mereka justru memperbanyak persediaan barang dan jasa yang akan mereka jual bahkan menambah seperti masker dan handsanitizer. Disamping usaha yang masih berjalan lancar di masa pandemi Covid-19, mereka tetap mengutamakan kebersihan dan kesehatan demi pelayanan terbaik usaha tersebut seperti menyediakan galon dan sabun cair untuk cuci tangan untuk para konsumen, tak hanya itu usaha tahu rumahan ini juga menjalankan sosial distancing guna memutus tali penyebaram covid-19.
BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN
KESIMPULAN
1. Dalam menjalankan suatu usaha, seseorang haruslah menjalankan prinsip-prinsip kewirausahaan sehingga usaha tersebut dapat berjalan lancar dan semakin sukses
2. Dalam memulai suatu usaha haruslah memiliki niat dan komitmen bahwa usaha tersebut akan sukses sehingga dari sana seseorang akan terpacu untuk selalu memberikan yang terbaik demi kesuksesan usaha.
3. Kiat sukses dalam menghadapi suatu krisis adalah dengan tetap sabar dan tidak panik apabila terdengar mengkhawatirkan. Produksi suatu barang haru tetap berjalan meski dalam jumblah permintaan sedikit
4. Ditengah pandemi saat ini usaha Pak Supri tetap berjalan lancar meskipun demikian, beliau meningkatkan pelayanan kepada konsumen dari segi kebersihan dengan menyediakan galon air dan sabun cair untuk para pembeli, menerapkan sosial dintancing Selain itu, beliau juga menambah produk seperti masker, dan handsanitizer guna memnutus rantai penyebaran covid-19
5. Kesuksesan dalam usaha ini akan mudah didapat ketika sudah mengalami banyak kegagalan dan kegagalan tersebut bukan penghalang untuk berusaha kembali
Saran
Sebaiknya kita harus mengembangkan jiwa wirausaha dalam diri kita dan menyadari bahwa semakin banyaknya orang saat ini semakin sulit untuk mencari pekerjaan, jadi kita harus menciptakan lowongan pekerjaan. Dan dalam menjalankan suatu usaha harus berani mengambil suatu keputusan dan menanamkan prinsip yang mendorong untuk tetap.
DAFTAR PUSTAKA
Suharti L, dan Sirine H. 2012. Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Niat Kewirausahaan (Entrepreneurial Intention). Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 13(2): 124-134.
Suryana, dan Bayu. 2003. Pendekatan Karakteristik Wirausahawam Sukses. Jakarta: kencana.
Longenecker, Justin G., Carlos W. Moore, and J. William Petty. "Kewirausahaan." (2001).
Kaswinarni, Fibria. "Kajian Teknis Pengolahan Limbah Padat dan Cair Industri Tahu." Majalah Lontar 22.2 (2008).
LAMPIRAN
Gambar 1. Gambaar 2.
Pemilik Usaha Tahu Rumahan Mesin Penggiling Kedelai
Gambar 3. Gambar 4.
Tunggu api penghasil uap Proses penyucian kedela
Gambar 5. Gambar 6.
Kedelai yang sudah di giling Proses penguapan kedelai
Gambar 8. Gambar 9.
Proses Pencetakan Tahu Tahu sudah di potong
Sangat bermanfaat🙏
BalasHapus